Usable RAM - 2

Maret 04, 2018

Penjelasan (analogis) Tentang Pengertian Usable RAM


Penjelasan lain tentang pengertian Usable RAM, karena masih ada yang kesulitan memahami artikel penjelasan terdahulu. Disini akan saya coba menjelaskan tentang pengertian Usable RAM dengan pendekatan yang sedikit analogis.
Artikel ini adalah bagian dari  artikel-serial tentang Usable Memory (RAM).
  1. Usable RAM - (1). --> Pengertian Usable RAM dalam Windows.   
  2. Usable RAM - 2. ....... artikel ini.
  3. Hardware Reserved. --> Mengapa Usable RAM lebih kecil dari RAM terpasang ?  
  4. Menambah Usable RAM. --> Bisakah Usable RAM ditingkatkan ? Bagaimana caranya ? 
  5. Menambah Free RAM. --> Mana lebih penting ? Usable RAM atau Free RAM ?

Bagaimana agar RAM bisa digunakan oleh Windows

Kronologi pemanfaatan (ruang-space) RAM agar bisa digunakan oleh Windows adalah (kira kira) seperti berikut.
  1. Ruang memori - Memory space.
    Memori atau RAM tersusun dari banyak ruang-memori (memory-space). Ruang-memori digunakan untuk menyimpan (sementara) data, antara lain :
    1. Data (milik User) yang akan di proses, sampai tiba waktunya untuk diproses. Jadi seperti ruang tunggu antrean.
    2. Data File Windows yang diperlukan (sebagai alat) untuk memproses suatu data (milik user).
  2. Pemetaan ruang memori - Memory mapping.
    Agar ruang ruang RAM tsb. bisa digunakan oleh sistem operasi (Windows), maka
    1. RAM harus di-petakan dalam sebuah peta memori (Memory map).
    2. Pemetaan ini biasa disebut dengan istilah "Memory mapping".
    3. Pemetaan (mapping) ini dilakukan saat sistem booting, sebelum Windows di-load.
  3. Alamat ruang memori - Memory address.
    Agar setiap ruang-memori bisa di-peta-kan, harus diberi alamat (address) terlebih dulu.
    Jika ruang-memori tidak memiliki alamat, maka :
    1. tidak akan bisa dimasukkan dalam peta-memori. Akibatnya ruang memori tsb.
    2. tidak akan bisa ditemukan (tidak ada didalam peta). Dengan kata lain
    3. tidak "terdaftar", akibatnya lagi
    4. tidak bisa digunakan (un-usable).
  4. Persediaan alamat - Address space.
    Dalam pemberian alamat pada ruang-memori, sistem sangat tergantung dari jumlah alamat yang tersedia. Sayangnya, "stock alamat" ini sangat terbatas.
    1. Dalam Windows versi 32-bit, hanya memiliki stock sebanyak 4-milyar alamat (atau ditulis 4-GigaByte atau 4GB).
    2. Sedangkan Windows versi 64-bit, memiliki "stock alamat" jauh lebih besar lagi.
    3. Jadi, berapa banyak ruang-memori yang akan mendapat "jatah alamat", tergantung dari banyaknya stock-alamat yang masih tersedia.
  5. Penggunaan alamat - Address allocation.
    1. Alamat (address space) yang tersedia akan digunakan pertama-tama adalah untuk meng-alamati hardware yang ter-install dalam sistem. Ini diperlukan (dan di-utamakan) agar setiap hardware (atau juga disebut Device) bisa dikenali dan digunakan oleh sistem operasi (Windows).
    2. Sebelum sistem memberi alamat pada ruang-memori (RAM), terlebih dulu akan memberikan alamat pada hardware device ini, berarti "stock address (address space)" sudah berkurang.
    3. Setelah itu, "sisa stock alamat" akan disediakan untuk ruang memori RAM yang terpasang. Akibatnya,
    4. Jika RAM yang terpasang memiliki jumlah ruang-memori (kapasitas)-nya melebihi "sisa stock alamat" yang tersedia, maka jelas tidak semua ruang-memori akan bisa kebagian alamat.
  6. Alamat hardware device - Hardware reserved.
    1. Alamat yang digunakan atau disediakan untuk memberi address pada hardware device ini biasa disebut dengan Hardware Reserved. Windows tidak bisa ikut campur menangani hal ini, atau dengan kata lain Windows tidak bisa mengubahnya, karena pemberian alamat ini dilakukan saat sistem boot, sebelum Windows di-load.
    2. Berapa banyak alamat digunakan untuk Hardware reserved, tergantung jumlah hardware (device) yang terinstal dalam sistem.
      1. Semakin banyak device, akan semakin banyak pula stock-alamat akan berkurang, sehingga mengakibatkan
      2. semakin sedikit stock-alamat yang tersisa untuk ruang-memori atau RAM.
    3. Ada 2 (dua) kemungkinan menyangkut hardware/device ini :
      Note : Hardware/device juga butuh memori, memori hardware/device ini disebut Memori-buffer atau Buffer Memory. Sehubungan dengan hal ini, ada dua jenis hardware/device, yaitu :
      1. Hardware/device sudah memiliki memori-buffer sendiri. Hardware/device jenis ini akan diberi jatah berupa :
        1. alamat/address saja, yang diambil dari Address space.
      2. Hardware/device tidak memiliki memori-buffer sendiri. Hardware/device jenis ini akan diberi jatah berupa :
        1. alamat/address, dan juga
        2. di-"pinjami" ruang memori.
      3. Ruang memori yang di-pinjamkan ini akan diambilkan dari ruang-memori RAM yang terpasang. Ini biasa disebut shared memory (memori-bersama).
      4. Ruang memori yang dipinjamkan akan menyebabkan berkurangnya ruang memori RAM yang bisa digunakan (usable) oleh Windows. Contoh paling mudah adalah VRAM Shared pada VGA-Onboard.
  7. Memori yang bisa digunakan - Usable Memory - Usable RAM.
    1. Ruang memori (ruang RAM) yang mendapat (kebagian) alamat/address, dan setelah dikurangi dengan yang "dipinjam" untuk hardware ini lah yang akan bisa ditemukan, dikenali, dan bisa digunakan (usable) oleh sistem operasi.
    2. Windows menyebutnya sebagai Usable Memory atau Usable RAM.
  8. Semoga Anda bisa menjadi lebih paham tentang Usable RAM ini. Silahkan melanjutkan membaca artikel berikutnya.  :)

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Komentar
Konversi Code
Disqus
Silahkan Berkomentar Dengan